Apa Itu WAN Bedanya dengan LAN, Fungsi, Karakteristik, Jenis – Jenis, Kelebihan dan Kekurangannya

Ketika mempelajari jaringan komputer, maka mungkin Anda akan menjumpai istilan WAN. WAN ini tentu salahsatu jenis jaringan komputer selain LAN dan MAN.

Wide Area Network (WAN) adalah salah satu jaringan computer dengan area cakupan yang sangat besar. Contohnya jaringan komputer yang mencangkup antar wilayah, antar kota bahkan dapat antar Negara dengan definisi jaringan komputer yang dalam penggunaannya menggunakan router dan saluran komunikasi publik.

Jaringan WAN dipakai untuk banyak kepentingan, seperti untuk keperluan bisnis, pendidikan dan juga untuk keperluan pemerintahan karena fungsi dari jaringan WAN ini adalah untuk mengintegrasikan banyak komputer agar saling terkoneksi dalam mengakses informasi/data.

Beda WAN dengan LAN

Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa WAN berbeda dengan LAN. WAN cakupannya bisa sangat luat yakni satu kota, antar kota hingga satu negara.

Berbeda dengan LAN (Local Area Network) yang hanya mencakup lingkungan kecil dan terbatas. Contoh pemakaian LAN adalah di kantor kecil.

Contoh WAN adalah penggunaan jaringan internet yang menghubungkan antara satu ponsel dengan ponsel lainnya.

Contoh lain adalah pada kasir dan database barang dari minimarket seperti Indomaret dan supermarket besar seperti Carefour.

Fungsi WAN

Berikut dibawah ini fungsi WAN, antara lain sebagai berikut.

– Meningkatkan efisiensi perpindahan arus informasi

– Mengintegrasikan dan menggabungkan jaringan LAN dan MAN menjadi satu

– Dapat mempermudah dan mempercepat arus informasi dan komunikasi

– Dapat mencegah terjadinya miskomunikasi

– Dapat menghemat biaya operasional

– Mendukung operasionalitas dari sebuah perusahaan multinasional dan internasional

Karakteristik Jaringan WAN

Jaringan WAN memiliki karakter tersendiri yang membuat ia berbeda dari jenis jaringan lain. Adapun karakteristik WAN adalah sebagai berikut:

– Memiliki cakupan area yang luas.

– Menggunakan koneksi serial dari berbagai macam jenis untuk dapat mengakses bandwith dalam lokasi yang berjauhan.

– Melakukan paket data maupun frame antar router atau switch dan jaringan LAN yang sudah dibangun.

– Bekerja pada layer physical dan data link dari layer OSI.

Cara Kerja Jaringan WAN

Untuk mengetahui seperti apa cara kerja jaringan WAN, berikut ini akan dijelaskan dalam sebuah contoh kasus :

Sebuah perusahaan akan memilih dan menempatkan 1 komputer server untuk kebutuhan akses database yang dimiliki.

Kemudian komputer server akan mengirimkan informasi database dan juga paket data ke seluruh jaringan yang telah di bangun sesuai topologi

Dengan adanya topologi jaringan yang telah dibangun, maka komputer klien ataupun user bisa mengakses seluruh informasi ke komputer server meski berada di luar pulau ataupun antar negara sekalipun.

Perangkat Jaringan WAN

Untuk mendukung performa jaringan WAN, tentu diperlukan dukungan berbagai perangkat.

Dengan demikian data atau informasi bisa mengalir dengan baik.

Adapun perangkat jaringan WAN terdiri atas:

1). Router, yakni perangkst yang menghubungkan dua jaringan atau lebih untuk mengirimkan informasi antar jaringan. Bisa dikatakan dalam jaringan WAN ini, perangkat router sangat berperan untuk meningkatkan kemampuan bridge terlebih dalam memperluas jaringan yang diperlukan.

2). Modem, yakni perangkat yang mengubah sinyal digital menjadi analog. Jadi data digital yang dikirimkan akan dikonversi menjadi sinyal analog agar dikenali oleh sistem teknologi transmisi, kemudian akan dirubah kembali menjadi format digital dan diteruskan kepada penerima.

3). CSU/DSU alias Channel Service Unit / Data Service Unit , yakni perangkat yang berfungsi mengirimkan data dalam format digital melalui sebuah jaringan telepon digital.

4). ATM Switch, yakni perangkat yang bekerja sebagai penyedia layanan transfer data berkecapatan tinggi antara LAN dan WAN.

5). Communication Server, yakni perangkat yang berguna untuk melakukan dial dari lokasi remote khusus bagi pengguna sehingga bisa terhubung ke jaringan LAN.

6). Multiplexer, yakni perangkat perangkat multiplexer yang mampu mentransmisikan gabungan dari beberapa sinyal dan mentransfer data secara kontinue melalui sebuah sirkuit.

7). Frame Relay, yakni perangkat ini mampu menghubungkan data privat atau data lokal melalui jaringan menggunakan sinyal digital. Frame Relay hampir mirim dengan ATM Switch, hanya saja kecepatan transfernya tidak sebaik ATM Switch

Jenis – Jenis WAN

Berikut dibawah ini jenis – jenis WAN, antara lain sebagai berikut.

1). Leased Line, yakni jenis WAN dengan model koneksi dedicated point to point. Yang artinya koneksi ini tidak memerlukan proses call setup dalam berkirim data.

2). Circuit Switching, yakni jenis WAN yang melakukan call setup terlebih dahulu untuk membentuk koneksi dengan tujuan agar bisa mulai pengiriman data.

3). Paket Switching, yakni jenis WAN yang memiliki kelebihan bisa mengatur dan membagi bandwith ke pengguna lain dengan tujuan supaya koneksinya bisa lebih stabil dan sesuai dengan jumlah pengguna jaringan.

Kelebihan Jaringan WAN

Berikut dibawah ini kelebihan jaringan WAN, antara lain sebagai berikut.

  • Jangkauannya luas
  • Komunikasi data bisa dilakukan lebih cepat
  • Infrastruktur terpusat
  • Kemudahan dalam meningkatkan keamanan pertukaran data

Kekurangan Jaringan WAN

Berikut dibawah ini kekurangan jaringan WAN, antara lain sebagai berikut.

  • Biaya setting yang cukup tinggi
  • Masalah maintenance

Demikian ulasan mengenai apa itu WAN, fungsi, cara kerja hingga kelebihan dan kelemahannya. Semoga bermanfaat. (*)