Pengertian Pupuk, Jenis – Jenis dan Fungsi Pupuk

Apakah kamu suka bercocok tanam? Atau hanya suka belajar mengenai budidaya tanaman namun masih belum berani merealisasikannya? Ayo semangat!

Langkah awal yang harus kamu lakukan untuk berani memulai bercocok tanam adalah dengan memahami tiap detail penting mengenai tanaman.

Salah satu hal yang sangat penting untuk diketahui adalah pupuk. Sebab pertumbuhan tanaman harus sejalan dengan pupuk nya sendii. Untuk lebih memahami beberapa hal mengenai pupuk, yuk simak ulasan berikut!

Pengertian Pupuk

Pupuk merupakan bahan yang memiliki kandungan satu atau bahkan lebih unsur hara yang diberikan pada tanaman. Tidak hanya pada tanaman, bisa juga bagi media tanam untuk mendukung proses pertumbuhannya agar bisa berkembang secara maksimal.

Secara alamiah, bumi dan juga atmosfer di atasnya merupakan sumber hara yang tak terbatas bagi kehidupan tanaman. Namun sayangnya, ketersediaannya tidak seirama dengan kebutuhan tanaman.

Sehingga, sangat diperlukan campur tangan manusia melalui biosphere management. Diantaranya pengaturan komoditas, klon, masa tanam, lokasi, pemupukan, irigasi dan sederet lainnya. Tentu saja memiliki tujuan agar produksi tinggi dan efisien dapat tercapai.

Sedikit informasi, bahwa tanaman sendiri membutuhkan 13 macam unsur hara esensial makro (N, P, K, S, Mg, Ca). Juga nsur hara mikro (Cl, Fe, Mn, Zn, Cu, B, Mo) dan kurang lebih 5 unsur hara non-esensial atau fungsional (Na, Co, V, Si, Ni).

Dimana ke 13 unsur hara essensial wajib hukumnya didapatkan oleh tanaman. Sebab berperan penting untuk metabolisme yang sempurna. Sementara itu 5 unsur hara non essensial, dalam beberapa hal mampu berfungsi atau menggantikan peran beberapa unsur hara essensial.

Kekurangan bahkan hanya salah satu hara essensial., langsung bisa menyebabkan keterbatasan produktivitas. Maka salam aspek hara, produktivitas tanaman dibatasi oleh hara adalah yang paling minimal.

Pengertian Pupuk Menurut Para Ahli

Berikut dibawah ini pengertian pupuk menurut para ahli, antara lain.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Jika membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia, kita akan menemukan arti kata pupuk sebagai penyubur tanaman yang ditambahkan ke tanah. Hal ini berfungsi untuk menyediakan senyawaan unsur yang diperlukan oleh tanaman.

Handiuwito (2008)

Selanjutnya juga hadir pengertian pupuk enurut Handiuwito. Beliau menyatakan bahwa pupuk adalah bahan yang ditambahkan ke dalam tanah, demi menyediakan unsur-unur esensial bagi pertumbuhan tanaman.

Fungsi Pupuk

Seperti yang sudah disinggung dari beberapa definisi yang hadir, bahwa pupuk memiliki peranan penting bagi tumbuhan.

Maka, bisa disimpulkan bahwa fungsi pupuk adalah sebagai sumber unsur hara tambahan atau pengganti yang diperlukan tanaman demi mendukung pertumbuhannya.

Biasanya, pupuk juga bisa dipergunakan untuk memperbaiki struktur tanah. Perbaikan struktur tanah ini dimaksud agar layak digunakan sebagai media tanam.

Jenis – Jenis Pupuk

Jenis pupuk sendiri digolongkan berdasarkan asal, senyawa, kandungan unsur hara, bentuk fisik, aplikasi dan juga cara pelepasan unsur haranya. Adapun pin beserta penjelasan singkatnya adalah sebagai berikut:

Berdasarkan asalnya

Jika dilihat dari jenis yang pertama ini, maka terdiri atas pupuk alam dan pupuk buatan dengan pengertian yakni:

1). Pupuk alam merupakan pupuk yang terbuat dari bahan yang berasal dari alam sekitar. Contoh sederhananya ialah pupuk kompos, pupuk kandang dan pupuk guano dll.

2). Pupuk buatan merupakan pupuk yang dibuat oleh pabrik. Dibuat dengan merekayasan bahan dari alam melalui proses fisika dan juga kimia. Contoh pupuk buatan yang paling umum adalah Pupuk Urea, Pupuk TSP dan Pupuk ZA.

Berdasarkan senyawanya

Jika dilihat jenis pupuk berdasarkan senyawanya, bisa dilihat terdiri atas pupuk organic dan pupuk anorganik dengan penjelasan berikut:

1). Pupuk Organik memiliki kandungan senyawa yang berasal dari makhluk hidup. Pupuk organik kebanyakan berasal dari alam, yang terproses alami namun tak menutup kemungkinan dengan rekayasa. Contoh pupuk organik sendiri meliputi pupuk kompos, pupuk kandang dan pupuk guano.

2). Pupuk Anorganik memiliki senyawa yang berasal dari benda tak hidup. Pupuk anorganik kebanyakan merupakan pupuk buatan dan juga pupuk alam yang terbuat dari bahan kimia. Contoh pupuk anorganik anatara lain adalah Pupuk NPK, Pupuk Urea, Pupuk TSP dan Pupuk ZA.

Demikian ulasan kami mengenai pupuk, yang membahas mulai dari pengertian menurut ahli, jenis-jenis dan fungsinya.

Semoga ulasan kami membantu kamu, khususnya dalam menambah wawasan mengenai pupuk! Terimakasih sudah singgah.