Pengertian Nilai, Fungsi, Karakteristik, Ciri – Ciri dan Jenis – Jenis Nilai

Dari segi bahasa, nilai bisa dipahami sebagai harga. Tetapi  lebih daripada itu, kata nilai memiliki makna yang lebih luas dan berhubungan dengan suatu hal yang berharga bagi seorang manusia.

Nilai berarti suatu konsep umum atau gagasan yang merujuk pada hal-hal yang dianggap benar, baik, berharga, penting, indah, pantas, dan diinginkan oleh masyarakat secara umum dalam kehidupannya.

Selain itu, nilai juga bisa dipahami sebagi suatu bentuk penghargaan dan keadaan yang bermanfaat yang menjadi pedoman umum bagi manusia dalam melakukan dan menilai suatu tindakan.

Beberapa ahli juga ada menjelaskan definisi nilai yang mereka pahami. Adapun definisi nilai menurut para ahli adalah sebagai berikut:

1. Raden Mas Tumenggung Sukamto Notonagoro

Menurut Notonagoro, nilai berarti sekumpulan tindakan manusia yang tersusun dengan sistematis, baik dalam bentuk material mapun non-material. Notonagoro pun juga menyebutkan bahwa nilai terdiri atas 3 nilai pokok yaitu, nilai vital, materil, dan rohani.

2. Koentjaraningrat

Menurut Koentjaraningrat, menyampaikan bahwa deinisi nilai merupakan bentuk budaya yang berfungsi sebagai pedoman bagi manusia yang berada dalam masyarakat. Budaya ini bisa meliputoi hal yang dikehendaki ataupun tidak dikehendaki, tergantung pada sudut pandang masyarakat tersebut.

3. Robert M. Z. Lawang

Menurut Robert Lawang, menuturkan bahwasanya nilai berarti suatu gambaran mengenai hal-hal yang diinginkan, berharga, pantas, dan mampu mempengaruhi perilaku setiap individu yang mempunyai nilai tersebut. Dengan demikian, nilai tersebut menjadi sebuah pedoman terhadap tata tertib kehidupan dalam bermasyarakat.

Fungsi Nilai Sosial

Adapun beberapa fungsi nilai adalah sebagai berikut:

1). Nilai berfungsi menjadi sebuah petunjuk arah tentang bagaimana cara berpikir dan bertindak sesuai norma dan nilai yang berlaku, sebagai acuan dalam menentukan pilihan terhadap peran individu dalam masyarakat, serta menjadi pemersatu banyak orang antara kelompok tertentu.

2). Menjadi suatu sarana untuk membantu proses pengembangan diri pada setiap individu yang ada di masyarakat.

3). Sebagai pelindung bagi setiap individu yang berada dalam masayrakat.

4). Sebagai sarana untuk mendorong setiap orang untuk bisa melakukan sesuatu berdasarkan nilai-nilai tertentu.

5). Sebagai sarana yang mampu menyampaikan pendapat bagi masyakarat umum.

6). Sebagai suatu perwujudan seorang individu atau kelompok individu berada dalam masyarkat.

Karakteristik dan Ciri-Ciri Nilai Sosial

Nilai sosial mengandung beberapa karakteristik dan juga ciri-ciri yaitu, sebagai berikut:

1). Nilai terbentuk berkat terjadinya proses sosialisasi.

2). Nilai ialah hasil dari interaksi antar warga yang berada dalam masyarakat.

3). Nilai tersebar antara warga masyarakat.

4). Nilai ialah bagian dari upaya untuk bisa memenuhi kebutuhan dan kepuasan sosial seorang manusia.

5). Nilai bisa mempengaruhi pengembangan diri sosial.

6). Nilai memberikan pengaruh yang berbeda antarwarga masyarakat.

7). Nilai-nilai cenderung berhubungan antara satu dengan yang lainnya dan membantu membentuk sebuah sistem nilai.

8). Nilai dalam bermasyarakat sifatnya umum, abstrak, campuran, dan stabil.

9). Nilai adalah sesuatu yang terbilang konsepsional dan mengandung kualitas moral yang tidak selamanya realistik.

Jenis – Jenis Nilai

Ditinjau dari segi bentuknya, nilai terbagi menjadi beberapa macam. Berikut adalah jenis-jenis nilai:

1. Nilai Sosial

Nilai sosial merupakan suatu halyang telah ada dan melekat dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini berkaitan pada sikap dan tindakan manusia di dalam suatu masyarakat yang berkaitan dengan sikap manusia sebagai seorang mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lainnya. Mengacu pada ciri-cirinya, nilai sosial bisa dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Nilai Dominan berupa nilai yang dianggap memiliki kepentingan lebih dibandingkan dengan nilai-nilai lainnya berdasarkan banyaknya penganut nilai ini, lamanya suatu nilai yang dianut oleh seorang anggota masyarakat, berbagai tingkat usaha anggota masyarakat dalam melakukan nilai tersebut, serta kebanggaan anggota masyarakat dalam melakukan nilai tersebut.
  • Nilai Mendarah Daging adalah nilai yang menjadi suatu kebiasaan dan kepribadian bagi seseorang sehingga orang melakukannya dalam alam bawah sadar.

2. Nilai Kebenaran

Nilai kebenaran yaitu suatu nilai yang mutlak yang telah dibawa sejak lahir dan disebut sebagai pandangan kodrati dari Tuhan yang memberikan nilai kebenaran melalui akal dan pikiran manusia.

3. Nilai Moral

Nilai moral atau yang sering disebut sebagai nilai kebaikan adalah sistem penilaian dalam diri manusia yang bersumber dari kehendak dan juga kemauan. Antar manusia yang melakukan interaksi dengan baik dikarenakan adanya moral di dalam dirinya.

4. Nilai Keindahan

Nilai keindahan adalah suatu nilai yang lahir dari unsur perasaan yang ada dalam diri manusia, atau disebut juga dengan nilai estetika. Keindahan yang dimaksud bersifat universal sehingga nilai keindahan masing-masing orang akan memiliki perbedaan.

5. Nilai Agama

Nilai agama adalah suatu nilai yang dianggap berasalkan dari Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki sifat yang mutlak atau dengan kata lain tidak dapat diganggu gugat.

Nilai agama atau nilai religius merupakan suatu tata cara manusia dalam menjalani kehidupannya dan berhubungan dengan Tuhannya.