Pengertian Negara Maju dan Ciri – Ciri Negara Maju

Negara maju merupakan suatu sebutan bagi negara yang memiliki standar hidup yang relatif tinggi meliputi teknologi tinggi dan ekonomi yang merata. Negara-negara mencapai pendapatan minimal US$11.906 per tahun atau lebih bisa disebut sebagai negara maju.

Kebanyakan negara yang memiliki GDP per kapita tinggi dianggap sebagai negara maju. GDP (Gross Domestic Product) atau Produk Domestik Bruto ( PDB) merupakan suatu tolak ukur terpenting yang digunakan dalam mengukur kondisi perekonomian suatu negara.

Tetapi ada beberapa negara yang mencapai GDP tinggi melalui eksploitasi dari sumber daya alam seperti Nauru melalui pengambilan fosfor dan Brunei Darussalam melalui pengambilan minyak bumi tanpa adanya usaha mengembangkan industri yang beragam, dan ekonomi berdasarkan jasa tidak bisa dianggap memiliki status sebagai negara maju.

Ciri – Ciri Negara Maju

Ciri-ciri negara maju dapat terlihat berdasarkan dengan standar hidup penduduknya yang relatif tinggi dan juga makmur, ditambah dengan banyaknya kemajuan teknologi serta pertumbuhan ekonomi meningkat.

Namun, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyatakan bahwasanya tidak ada indikator khusus dalam menentukan definisi dari negara maju dan negara berkembang.

Tetapi suatu negara bisa masuk ke dalam kategori maju atau berkembangbiasanya bisa dilihat dari pendapatan perkapita seperti pengelompokan oleh Bank Dunia (World Bank) berikut ini:

1). Negara yang menghasilkan pendapatan per kapita sebesar US$975 per tahun masuk dalam negara berpendapatan rendah.

2). Negara yang mencapai pendapatan per kapita antara US$976 per tahun dan US$3.855 per tahun masuk dalam negara pendapatan menengah bawah.

3). Negara yang terbilang sebagai negara pendapatan menengah biasanya memiliki pendapatan per kapita yang mencapai US$3.856 per tahun dan US$11.905 per tahun.

4). Negara dengan pendapatan per kapita yang mencapai US$11.906 per tahun atau lebih, termasuk sebagai negara pendapatan tinggi.

5). Bank Dunia mengklaim bahwasanya negara yang masuk ke dalam daftar pendapatan rendah dan menengah disebut menjadi negara berkembang.

6). Sedangkan negara berpendapatan tinggi termasuk dalam negara maju. Artinya, negara maju tersebut mampu mencapai pendapatan minimal US$11.906 per tahun atau lebih dari itu.

Setelah mengetahui indikator pendapat per kapita yang menjadi pembagaian bagi suatu negara, berikut ini merupakan sejumlah ciri-ciri negara maju, yaitu:

1. Memiliki Pendapatan per kapita yang Tinggi

Negara maju memiliki pendapatan per kapita yang lebih tinggi setiap tahunnya, atau berhasil mencapai diatas US$11.906.

Dengan demikian, bagi negara yang memiliki pendapatan per kapita tinggi tersebut membuat nilai ekonomi negaranya terdongkrak, sehingga jumlah terjadinya kemiskinan dapat diatasi.

2. Keamanan Terjamin

Tingkat keamanan dari negara maju sudah semestinya lebih terjamin dibandingkan negara berkembang. Hal ini berdasarkan efek dari adanya kecanggihan teknologi dari negara tersebut.

Dengan teknologi yang terbilang mumpuni ini, fasilitas dari keamanan serta teknologi persenjataan pun dapat berkembang dengan lebih baik.

3. Fasilitas Kesehatan Memadai

Kesehatan di negara maju pun sangat terjamin dengan ditandai adanya fasilitas kesehatan memadai, seperti rumah sakit dan tenaga medis yang telah terlatih serta andal.

Hal ini dikarenakan fasilitas dari kesehatannya memadai, akan menjadikan angka kematian mampu untuk ditekan. Sehingga keberlangsungan hidup dari penduduknya tinggi juga bisa untuk dikendalikan.

4. Tingkat Pengangguran Rendah

Dalam suatu negara maju, angka terjadinya pengangguran relatif kecil karena setiap warganya cenderung mendapatkan pekerjaan yang layak dengan bayaran yang sebanding.

Meskipun masih terdapat angka pengangguran, biasanya hal itu dikarenakan faktor dari ketidaksesuaian kualifikasi yang dimiliki atau disebut pengangguran friksional.

5. Menguasai Sains dan Teknologi

Mayoritas dari penduduk negara maju biasanya mahir dalam menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi. Jadi tidaklah heran apabila mereka banyak melakukan observasi dan inovasi.

Selain itu, hasil dari observasinya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menciptakan inovasi yang baru seperti alat-alat modern yang saat ini memudahkan kehidupan.

6. Tingkat Ekspor Lebih Tinggi dari Impor

Unggulnya sumber daya manusia dan teknologi yang dimiliki sebuah negara maju, membuat tingkat ekspor menjadi lebih tinggi daripada impor.

Biasanya negara maju menyediakan ekspor barang serta jasa, dengan nilai ekspor yang dicapai seringkali mengalami peningkatan. Sehingga aktivitas dari perekonomian negara tersebut akan semakin produktif.