Pengertian Modem, Cara Kerja, Fungsi Hingga Jenisnya

Kemudahan akses internet yang Anda nikmati saat ini tidak didapat begitu saja. Sebab ada perjalanan panjang sebelum internet bisa diakses semudah sekarang ini.

Sekarang ini, jika Anda ingin menghubungkan laptop Anda ke internet, Anda tinggal menghidupkan hotspot di handphone Anda kemudian diconnect ke wifi laptop.

Namun sekitar tahun 2010 hal itu masih jarang terjadi.

Lalu bagaimana orang menggunakan internet saat itu? Saat itu ada dua cara yakni dengan connect ke wi-fi, dan dengan menggunakan modem.

Modem ini bentuknya seperti flasdisk dengan colokan USB yang dihubungkan ke laptop. Jika sudah ada modem, Anda pun bisa berselancar di internet.

Namun mungkin istilah modem masih belum dipahami khususnya bagi orang awam. Untuk itu mari simak artikel mengenai pengertian modem, fungsi dan cara kerjanya berikut ini.

Pengertian Modem

Modem adalah singkatan dari Modulator Demodulator yakni sebuah perangkat keras yang memiliki fungsi untuk mengubah 2 sinyal sehingga dalam menerima dan mengirim pesan bisa berjalan baik.

Modulator sendiri berfungsi sebagai pengubah sinyal informasi untuk dijadikan sinyal pembawa data yang siap dikirimkan.

Adapun demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi dari sinyal pembawa yang dapat diterima dengan baik.

Cara Kerja Modem

Seperti yang dijelaskan di atas, modem adalah alat untuk membantu pengguna menggunakan internet. Bagaimana cara kerjanya?

Awalnya, data dari komputer yang berbentuk digital diubah oleh modem menjadi sinyal analog.

Kemudian sinyal analog itu dikirimkan ke media telekomunikasi lain misalnya telepon dan radio.

Setelah itu, ketika data analog tadi sampai ke komputer tujuan, modem pun mengubahnya menjadi sinyal digital kembali agar bisa diproses.

Fungsi Modem

Fungsi modem adalah mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog, dan sebaliknya terlebih dahulu ketika proses pengiriman data. Proses pengubahan sinyal digital ke analog, dan sebaliknya, dinamakan modulasi dan demodulasi.

Jadi, untuk bisa tersambung ke internet, modem melakukan pengubahan sinyal pada komputer.

Secara singkat, berikut adalah beberapa fungsi modem:

– Perangkat untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog

– Menghubungkan Perangkat dengan jaringan

– Melakukan proses modulasi dan demodulasi

– Melakukan pengecekkan data dan komunikasi

– Melakukan kompresi data yang dikirimkan melalui sinyal

Jenis Modem

Modem terbagi dalam beberapa jenis yang berbeda cara kerja dan fungsinya. Berikut adalah beberapa jenis modem.

1. Modem Eksternal

Modem eksternal adalah hardware yang digunakan pada komputer atau laptop untuk mengkases internet, dimana data dari komputer yang berbentuk sinyal digital akan diubah menjadi sinyal analog.

Begitu pun sebaliknya, sinyal analog akan diubah menjadi digital yang akan diproses selanjutnya oleh komputer.

2. Modem Internal

Modem internal adalah perangkat jaringan yang sudah tergabung kedalam motherboard dan tidak memiliki lampu indikator layaknya modem eksternal.

3. Modem ISDN

Modem ISDN yakni sebuah sistem telekomunikas yang menyediakan layanan berupa data, suara atau gambar yang kemudian akan diintegrasikan ke dalam jaringan.

4. Modem GSM

Modem GSM merupakan jenis modem yang menggunakan jaringan telepon seluler sebagai media untuk mentransfer data.

Modem GSM biasanya mendukung penggunaan dengan kartu SIM GSM.

5. Modem Analog

Modem analog ialah perangkat untuk membentuk sinyal analog yang nantinya diubah menjadi sinyal digital.

Pekembangan Modem

Perjalanan sejarah modem diawali dengan munculnya modem berkecepatan 300 bps kemudian terus meningkat hingga 56,4 Kbps. Berikut adalah perkembangan modem hingga sekarang ini.

– Modem 300 bps. Protokol yang pertama kali digunakan dalam modem ini adalah Bell 103 dan V.21 yang dapat mengirim hingga 300 bps dengan teknik modulasi PSK.

– Modem 2.400 bps, menggunakan protokol V.26 atau V.22 bis, dengan teknik modulasi PSK atau QAM. Kecepatan yang bisa dicapai adalah 2.400 bps dengan fallback rate 1.200 bps.

– Modem 4.800 bps. Protokol yang dipergunakannya V.27 dengan teknik modulasi PSK. Kecepatan yang bisa dicapai adalah 4.800 bps dengan fallback rate 2.400 bps.

– Modem 9.600 bps protokol V.29 dengan teknik modulasi QAM. Kecepatannya 9.600 bps dengan fallback rate 7.200 atau 4.800 bps.

– Modem 14.400 bps, menggunakan V.33 dengan teknik modulasi TCM (Trellis Coded Modulation). Kecepatannya 14.400 bps dengan fallback rate 12.000 bps.

– Modem 19.200 bps, menggunakan protokol V.34 dengan teknik modulasi TCM. Kecepatannya 19.200 bps dengan fallback rate 14.400 bps, 12.000 bps dan 9.600 bps.

– Modem 28.800 bps. Protokolnya menggunakan V.34 dengan teknik modulasi TCM. Kecepatannya mencapai 28.800 bps dengan fallback rate 14.400 bps.

– Modem 33.600 bp, protokol V.34 dengan teknik modulasi TCM. Kecepatannya 33.600 bps dengan fallback rate dan 19.200 bps.

– Modem 56 Kbps. Teknologi modem terus berkembang dan untuk saat ini ada beberapa produsen modem yang telah berhasil menciptakan modem generasi terbaru yaitu modem dengan kecepatan 56 Kbps, namun seperti yang terjadi pada generasi sebelumnya, modem ini tidak bisa mencapai kecepatan 56 Kbps setelah terpasang jaringan PSTN.

Masalah pada Modem

Modem merupakan salah satu perangkat komputer untuk perantara komputer dengan saluran telephone agar data berhubungan Internet Service Provider (ISP).

Jika memiliki modem, tentu Anda harus tahu cara merawatnya agar awet dan bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama. Adapun modem sering mengalami masalah karena faktor internal maupun eksternal modem.

Contoh masalah aakibat faktor eksternal modem adalah spaning listrik atau turun-naiknya tegangan listrik PLN. Ini biasanya terjadi pada user yang memiliki listrik berdaya lebih dari 900 KWH.

Akibtanyaa koneksi internet menjadi putus-putus. Contoh : Tenda, Shiro DSL805EU, SMC 7801BRA, dll.

Yang lainnya adalah setingan modem salah satu faktor external karena masing-masing daerah (Kantor DIVRE Telkom) memiliki vendor DSLAM yang berbeda sehingga ada beberapa parameter yang berbeda satu sama lainnya.

Sementara contoh masalah karena faktor internal adalah ethernet Port yang tidak baik, akibatnya jadi sering unplug yang lama-kelamaan menjadi rusak hanya dalam beberapa kali pemakaian. Contoh : Modem Tenda, dll.

Modem hang, ternyata modem juga bisa hang hal tersebut dikarenakan pemakaian modem secara kontinu 24 jam nonstop. Biasanya koneksi akan melambat dan kemudian lampu ADSL mati secara mendadak.

Demikian ulasan mengenai apa itu modem, fungsi,cara kerja hingga masalahnya. Semoga bermanfaat. (*)