Pengertian Mitos, Ciri – Ciri, Jenis – Jenis, Fungsi dan Contoh Mitos Populer

Pernah kah kamu mendengar mitos? Atau bahkan masih banyak mitos yang kamu percayai? Kata mitos sendiri sudah sangat umum kita gunakan ya. bahkan dalam obrolan santaipun, kata mitos sering kali terucap.

Namun, apa sebenarnya mitos itu? Untuk sama-sama belajar, yuk kita simak ulasan mengenai mitos berikut!

Pengertian Mitos

Mitos sendiri merupakan tradisi lisan yang terbentuk di suatu masyarakat. Secara harafiah, mitos memiliki asal kata dari bahasa Yunani yang artinya sesuatu yang diungkapkan.

Maka, bisa disimpulkan bahwa mitos merupakan cerita yang bersifat simbolik yang mengisahkan serangkaian cerita nyata atau imajiner.

Informasi dalam mitos ini biasanya  berisi asal usul alam semesta, dewa-dewa, supranatural, pahlawan manusia atau masyarakat tertentu. Dalam hal ini memiliki tujuan untuk meneruskan dan menstabilkan kebudayaan, memberikan petunjuk hidup, melegalisir aktivitas kebudayaan.

Tak terlepas pula berfungsi sebagai pemberian makna hidup dan pemberian model pengetahuan untuk menjelaskan hal-hal yang sulit dijelaskan dengan akal pikiran.

Pengertian Mitos Menurut Para Ahli

Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa pengertian mitos menurut para ahli yang bisa membuat kamu semakin mengerti:

1. William A. Haviland

William A. Haviland mendefinisikan mitos sebagai suatu cerita tentang kejadian-kejadian semihistoris. Termasuk didalamnya menggambarkan masalah-masalah akhir kehidupan manusia.

2. Cremers

Selanjutnya hadir pengertian oleh Cremers, yang mendefinisikannya sebagai suatu cerita suci berbentuk simbolik. Dalam hal ini menceritakan suatu hubungan kejadian nyata dan imajiner menyangkut asal-usul. Serta juga perubahan-perubahan alam raya dan dunia, dewa-dewi, kekuatan-kekuatan atas suatu kodrati manusia, pahlawan, dan juga masyarakat.

3. Webster’s Dictionary

Jika berangkat dari kamus Webster’s mitos adalah suatu perumpamaan. Bisa juga dikatakan sebagai alegori, yang keberadaannya itu hanya merupakan khayal yang tak dapat dibuktikan.

4. Ahimsa-Putra

Ahimsa-Putra mengatakan bahwa mitos adalah suatu cerita yang aneh. Seringkali pula menjadi sulit dipahami maknanya atau juga diterima kebenarannya. Disebabkan karna kisah didalamnya tidak masuk akal atau juga tidak sesuai dengan apa yang kita temui sehari-hari.

5. Bascom

Terakhir ada Bascom yang menyatakan bahwa mitos adalah suatu cerita prosa rakyat. Dalam nya ditokohi oleh para dewa atau juga makhluk setengah dewa yang terjadi pada masa lampau. Cerita ini juga dianggap benar-benar terjadi oleh empu cerita atau juga penganutnya. Kejadian dalam cerita juga bertalian dengan terjadinya tempat, alam semesta, para dewa, adat istiadat dan juga dongeng suci.

Ciri – Ciri Mitos

Setelah memahami pengertian nya, ada baiknya kita juga melihat ciri-cirinya. Adapun beberapa ciri-ciri mitos adalah sebagai berikut:

1). Kisah yang dipercayai benar-benar terjadi oleh masyarakat pendukungnya.

2). Biarpun terkadang terkesan aneh, namun bagi sebagaian orang sangat berarti dan penting.

3). Cerita yang sederhana, sebab hanya terdiri dari beberapa motif dan plot mudah.

4). Bisa sayang, dalam kegiatan penuturannya, akan disertai dengan upacara yang tertentu.

5). Masyarakat yang memercayainya menganggap cerita yang terkandung di dalamnya sebagai suci dan keramat.

6). Biasanya memiliki latar belakang waktu dan tempat pada zaman lampau.

7). Tokoh-tokoh dalam cerita berkaitan dengan makhluk penting dalam pengertian budaya dalam masyarakat terkait.

8). Ketahanannya bergantung kepada kekuatan dan kepercayaan masyarakat.

Jenis – Jenis Mitos

Mitos sendiri juga terdiri dari beberapa jenis, yang biasanya dikalsifikasikan berdasarkan inti dan tujuan ceritanya. Adapun beberapa jenis-jenis mitos diantaranya adalah sebagai berikut:

1). Mitos Penciptaan yang didalamnya menceritakan penciptaan alam semesta yang sebelumnya sama sekali belum ada.

2). Mitos Kosmogenik yang mengisahkan penciptaan alam semesta.

3). Mitos Asal-Usul yang paling sering kita jumpai. Dimana mitos jenis ini mengisahkan asal mula atau awal diri seekor binatang, jenis tumbuhan sebuah lembaga, tempat, nama dan sederet lainnya.

4). Mitos Theoginik ini adalah cerita yang dituturkan mengenai para dewa dan makhluk adikodrati.

5). Mitos Anthropogonik yang berkaitan dengan terjadinya manusia.

6). Mitos yang berkaitan dengan transformasi yang membahas perubahan-perubahan keadaan manusia dan dunia di kemudian hari.

Fungsi Mitos

Setelah memahami detail-detail penting mengenai mitos, tentu pertanyaan yang muncul adalah “apa yang dimaksud dengan mitos?” untuk lebih jelas, berikut beberapa fungsi mitos dalam kehidupan sehari-hari:

1). Bertujuan mengembangkan simbol- simbol yang penuh makna dan juga menjelaskan fenomena lingkungan yang dihadapi.

2). Bertujuan sebagai pegangan bagi masyarakat pendukungnya. Tak lain adalah untuk membina kesetiakawanan sosial di antara para anggota. Dimaksudkan aar ia dapat saling membedakan antara komunitas yang satu dan yang lain.

3). Bertujuan sebagai sarana pendidikan yang paling efektif. Khusunya untuk mengukuhkan dan menanamkan nilai-nilai budaya, norma-norma sosial dan keyakinan tertentu.

Contoh Mitos Populer

MITOS: Pada saat mensturuasi tidak boleh makan ketimun.

Pendapat ini adalah mitos sebab tidak ada hubungannya antara makanan dengan datang bulan. Tidak ada pantangan makanan saat datang bulan.

Dan faktanya, perempuan yang sedang menstruasi dianjurkan makan makanan mengandung zat besi. Mengenai hal ini juga bisa dipatahkan oleh kajian kedokteran.

Demikian ulasan kami mengenai mitos, yang membahas mulai dari pengertian, ciri, jenis, fungsi dan contoh mitos populer.

Semoga ulasan kami membantu dan menambah wawasan kamu, khususnya mengenai mitos. Terimakasih sudah singgah.