Pengertian Iklan, Tujuan, Unsur – Unsur dan Jenis – Jenis Iklan

Seperti yang kita ketahui, iklan berkaitan erat dengan kegiatan pemasaran. Iklan sendiri sering kita jumpai seperti ketika sedang menonton televisi atau sekedar menonton video yang ada di YouTube.

Namun, tahukah anda makna iklan itu? Pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas mengenai pengertian iklan secara umum dan menurut para ahli, tujuan, unsur, dan jenis-jenis iklan.

Pengertian Iklan Menurut Para Ahli

Secara umum, iklan dapat diartikan sebagai sebuah informasi yang dilakukan oleh seseorang, instansi atau lembaga dan juga perusahaan yang mempunyai pesan menarik yang dapat menarik minat khalayak untuk membeli suatu produk barang atau jasa.

Iklan sendiri biasanya dipasang diberbagai media, baik media cetak maupun media online seperti koran, majalah, blog, media sosial dan masih banyak lagi.

Untuk dapat mengetahui lebihj lanjut mengenai iklan, kami telah merangkum beberapa pendapat para ahli mengenai iklan sebagai berikut.

Courtland L. Bovee

Courtland L. Boove mendefenisikan iklan sebagai suatu bentuk komunikasi non personal yang biasanya berbayar dan bersifat membujuk mengenai sebuah produk,jasa serta ide dari sponsor yang diletakkan diberbagai media.

Kotler

Menurut Kotler, iklan ialah bentuk promosi suatu barang dan jasa yang dilakukan secara personal oleh sponsor tertentu yang dimana jika ingin menayangkannya dibutuhkan biaya untuk membayar suatu media yang mempromosikan.

Rhenald Kasali

Menurut Rhenald Kasali, iklan dapat dikatakan sebagai sebuah pesan yang mempromosikan suatu barang atau jasa kepada khalayak melalui suatu media.

Supriyanto

Menurut Supriyanto, iklan merupakan sebuah usaha dalam mempromosikan suatu barang maupun jasa yang perlu dibayarkan oleh sponsor. Pihak sponsor sebelumnya sudah sepakat menjalin kerjasama.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, iklan adalah pesan yang ditujukan kepada khalayak dalam hal menarik,mendorong dan membujuk khalayak agar tertarik kepada barang atau jasa yang ditawarkan.

Durianto (2003)

Menurut Durianto, iklan didefensikan sebagai proses komunikasi yang memiliki tujuan persuasif kepada orang agar mengambil tindakan yang dapat menguntungkan bagi pihak yang membuat iklan.

Lingga Purnama

Lingga Purnama secara spesifik mengatakan bahwa iklan merupakan bentuk presentasi nonpersonal atau massal dan promosi ide,jasa dalam suatu media massa yang dibayar oleh pihak-pihak tertentu dalam hal ini sponsor.

Suhandang (2010:13)

Menurut Suhandang, iklan merupakan sebuah proses komunikasi massa yang melibatkan pihak-pihak tertentu (dalam hal ini sponsor), yaitu pengiklan,yang membayar jasa sebuah media massa atas iklan yang disiarkan seperti iklan yang ditayangkan ditelevisi.

Tujuan Iklan

Dibuatnya suatu iklan oleh suatu perusahaan pastinya memiliki tujuan, baik dalam komersil maupun non komersil. Beberapa tujuan dari pembuatan iklan diataranya:

Menghasilkan penjualan

Sebuah iklan digunakan untuk meyakinkan calon konsumen agar berniat untuk membeli produk atau jasa yang diiklankan.

Contohnya seperti dalam jual beli online dimana seseorang mengiklankan sebuah produk barang atau jasa yang menarik untuk meyakinkan calon konsumen untuk membelinya.

Mengubah perspektif konsumen mengenai produk

Ketika sebuah produk sudah dianggap penting oleh calon konsumen, maka ia akan memeriksa kekuatan relatif suatu merek dengan merek lain.

Karena hal tersebut, iklan ditujukan untuk dapat meningkatkan penjualan produk yang diiklankan dengan merek kompetitor lain.

Membangun citra perusahaan

Iklan juga bertujuan dalam membangun citra perusahaan. Banyak perusahaan yang menganggap bahwa iklan memiliki peran penting dalam hal membangun sebuah citra.

Karena hal tersebut, iklan tidak hanya digunakan dalam memasarkan produk saja, melainkan juga dapat digunaka untuk menaikkan citra perusahaan.

Unsur – Unsur Iklan

Sebuah iklan memiliki unsur-unsur pendukung. Adapun unsur-unsur tersebut diantaranya:

1.  Nama produk

Sebuah iklan pada sebuah iklan harus ditampilkan mengingat nama tersebut menjadi identitas produk yang ditawarkan.

2. Gambar produk

Sebuah visual berbentuk gambar dapat menjadi daya tarik bagi calon konsumen dalam membeli sebuah produk.

3. Kalimat deskriptif

Dalam iklan, kalimat deskriptif memiliki peran penting untuk menjelaskan produk secara spesifik akan barang atau jasa yang diiklankan. Kata-kata yang digunakan harus menggunakan kata yang mudah dipahami oleh khalayak.

4. Menarik perhatian

Sebiah iklan harus dapat menarik perhatian khalayak sehingga iklan tersbut meninggalkan kesan dan terus diingat oleh khalayak.

5. Membangun minat

Sebuah iklan harus mampu membangun minat khalayak terhadap produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, sebuah iklan yang dipasang harus sesuai dengan minat atau ketertarikan dari calon konsumen.

Jenis – Jenis Iklan

Iklan sendiri memiliki beberapa jenis berdasarkan tempat ditayangkannya iklan tersebut. Beberapa jenis iklan diantaranya:

1.  Iklan televisi

Iklan televisi merupakan iklan yang banyak digunakan oleh perusahaan produk barang atau jasa. Meskipun daya tarik dari iklan televisi sempat menurun dikarenakan pemasaran yang dilakukan secara digital, namun iklan televisi masih menjadi media yang efektif dalam promosi.

2. Iklan media sosial

Iklan jenis merupakan jenis iklan yang sangat populer dan juga banyak digunakan pada saat ini. Dengan beriklan melalui media sosial, anda bisa menempatkan iklan disitus yang anda sukai.

3. Iklan radio

Iklan radio merupakan salah satu jenis iklan yang hanya menampilkan suara saja. Iklan radio dinilai masih cukup efektif sebagai media promosi dikarenakan terdapat dua jenis audiens penikmat radio, yaitu orang yang lebih tua dan orang yang berada dalam perjalanan, berwisata dan lain sebagainya. Iklan radio sendiri lebih mengiklankan kepada intinya sehingga iklan tersebut tetap menarik.

Demikianlah artikel kami mengenai pengertian iklan secara umum dan menurut para ahli, tujuan, unsur dan jenis-jenis iklan . Semoga pembahasan kali ini dapat menambah wawasan anda lebih luas lagi.