Pengertian Evaporasi, Proses dan Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Evaporasi

Evaporasi atau yang biasanya disebut dengan penguapan adalah suatu proses perubahan es menjadi  gas (uap air). Susunan kimia air (H2O) dengan cara alami di atmosfer yang terbagi menjadi 3 ttingkat yaitu gas, cair dan  padat.

Air akan mengalami sebuah perubahan dari bentuk yang satu menjadi bentuk yang lain karena mengikut sertakan panas. Molekul-molekul dari air bisa memenuhi seluruh ruang yang sama. Umumnya pada molekul tidak mempunyai suatu energi yang cukup untuk bisa lepas dari sebuah cairan.

Air yang mendidih pada suhu temperatur 1000’C, namun berhenti memanas, tetapi akan tetap berada dalam keadaan mendidih dan juga menguap. Pada suhu temperatur tersebut air akan menggunakan energinya energi untuk bisa merubah dirinya.

Suatu zat yang menguap atau yang sering disebut mengembun zat tersebut akan bisa mendapatkan dan kehilangan energi yang tepat seperti yang terjadi saat ini ketika waktu sebuah zat tadi meleleh dan membeku.

Es mendinginkan banyaknya minuman dikarenakan es bisa mencair dan menyerap energi yang berasal dari minuman yang ada disekitarnya. Air yang mendidih selama akan dipanaskan akan menjadikan tekanan mol yang akan lepas sama dengan berbagai tekanan atmosfer. Semakin meninggi suatu tempat maka akan semakin rendah sebuah temperatur yang akan diperlukan untuk bisa mendidihkan air.

Proses Evaporasi

Cairan pada molekul akan memperoleh cukup energi yang berada dalam bentuk panas yaitu dari lingkungan, maka dari itu molekul perlahan akan berubah menjadi uap. Evaporasi yang sering terjadi pada saat ketika adanya permukaan cairan.

Tetapi tidak pada tubuh maupun  volume. Saat terjadi suatu penguapan, maka tekanan uap akan menjadi lebih rendah dari hasil tekanan atmosfir yang berada di sekitarnya. Adapun Kondensasi adalah suatu kebalikan dari proses terjadinya penguapan.

Hal tersebut bisa terjadi jika suhu uap mengalami perubahan menjadi dingin, sehingga akan menyebabkan uap itu mengembun dan kembali ke bentuk cair.

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Evaporasi

Adapun terdapat beberapa faktor yang bisa mempengaruhi terjadinya evaporasi yaitu,  sebagai berikut.

Faktor Langsung

Didalam faktor secara langsung berikut merupakan faktor faktor yang akan mempengaruhi penguapan, yaitu:

1). Temperatur ketika semakin tinggi suatu temperatur maka akan semakin besar evaporasi

2). Tekanan Uap, semakin tinggi tekanan yang berasal dari uap air maka semakin tinggi pula suatu penguapan.

3). Kecepatan Angin, ketika semakin cepat angin maka semakin besar pula akan terjadinya penguapan.

4). Kelembaban Udara: semakin tinggi dan adanya kelembapan udara maka akan semakin rendah dalam suatu penguapan.

5). Lama Penyinaran matahari akan semakin lama terkena penyinaran matahari, maka semakin tinggi penguapan.

6). Intensitas radiasi matahari biasanya semakin lama terkena suatu intensitas radiasi dari matahari, maka yang terjadi semakin tinggi suatu bentuk penguapan.

Faktor Tidak Langsung

Sementara mengenai faktor tidak langsung yang akan mempengaruhi suatu penguapan, ialah:

  • Tujuan Evaporasi

Tujuan dari evaporasi ini merupakan suatu hal untuk dapat mengurangi volem yang ada dari sebuah produk sehingga pada batas-batas yang tertentu tidak lagi menyebabkan terjadinya kehilangan zat-zat yang bisa untu memberi kandungan gizi.

  • Rumus Evaporasi(Penguapan)

Perhitungan dari penguapan yang bedasarkan pendekatan secara merupakan metode peringatan secara langsung evaporasi dari permukaan tanah dan juga memiliki transpirasi yang berasal dari vegetasi (ET) yang berlandaskan dari penggunaan neraca air, berikut merupakan rumus penguapan, yakni:

ET = P – (R+S)

dimana:

ET : Evapotranspirasi

P : Presipitasi atau Hujan

R : Run off

S : Simpanan Lengas Tanah

Contoh Evaporasi Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Evaporasi atau Penguapan ini biasanya memang kerapkali terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. Ketika akan keluar dari suatu kamar mandi, air dari tubuh akan mengalami penguapan menguap karena kering.

Jika meninggalkan segelas air dari luar, perlahan-lahan maka tingkat dari air akan berkurang dikarenakan air pun sedang menguap. Salah satu contoh yang penting dari sebuah penguapan ialah akan terjadi sesuatu pada tubuh yaitu  berkeringat.

Keringat akan membutuhkan energi agar dapat menguap dari kulit. Energi itulah yang dapat diperoleh dari kelebihan sebuah panas yang dihasilkan oleh tubuh, pada gilirannya maka akan menyebabkan seuatu proses mendinginkan.