Pengertian Enterpreneurship, Sifat-sifat dan Manfaat Entrepreneurship

Entrepreneurship atau kewirausahaan merupakan suatu proses penerapan untuk membuat suatu inovasi dan kreativitas untuk sesuatu yang berbeda dan memiliki nilai serta kemampuan untuk bisa menghadapi tantangan hidup.

Salah satu caranya yaitu dengan melihat peluang yang ada dari berbagai sudut pandang meskipun harus melalui resiko dan ketidakpastian demi mencapai suatu keuntungan dan pertumbuhan.

Istilah entrepreneurship berasal dari bahasa Inggris yang telah diserap dari bahasa Prancis yaitu entreprende yang memiliki arti petualang, pencipta dan pengelola suatu usaha. Sedangkan entrepreneur yaitu seseorang yang mengorganisir dan menanggung risiko dari sebuah bisnis atau usaha.

Entrepreneurship adalah segala hal yang terkait pada sikap, tindakan dan proses yang dikerjakan oleh para entrepreneur dalam usaha untuk merintis, menjalankan serta mengembangkan usaha mereka.

Sifat – Sifat Entrepreneurship

Seorang entrepreneur memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

1). Percaya diri menjadi sifat utama yang harus dimiliki. Dimulai dari pribadi yang mantap, tidak mudah larut oleh pendapat dan saran orang lain, melainkan lebih menggunakan sebagian saran tersebut menjadi masukan.

2). Berorientasi pada tugas dan hasil, sifat seorang entrepreneur tidaklah mengutamakan apa yang akan didapatkan dahulu melainkan fokus kepada prestasi yang hendak dicapai.

3). Pengambilan risiko hal ini berpengaruh penting dalam dunia wirausaha yang penuh dengan berbagai resiko dan tantangan. Hal penting yang harus diperhatikan adalah sikap seorang entrepreneur dalam mengambil sebuah resiko penuh pertimbangan.

4). Kepemimpinan pada diri seorang entrepreneur mutlak biasanya mempunyai jiwa kepemimpinan. Seorang pemimpin yang baik akan mendengar saran dan kritik dari bawahannya demi mencapai kemajuan dalam kinerja di suatu perusahaan.

5). Keorisinilan maksudnya adalah seorang entrepreneur yang tidak hanya mengekor kepada orang lain, namun mempunyai pendapat sendiri, ide yang orisinil dan mampu untuk bisa merealisasikan ide tersebut.

6). Berorientasi kepada masa depan. Seorang entrepreneur haruslah memiliki perspektif tentang visi kedepan. Sebab, sebuah usaha bukan didirikan untuk sementara waktu tetapi untuk selamanya. Maka dari itu, untuk menyiapkan visi yang jauh kedepan, entrepreneur perlu menyusun perencanaan serta strategi yang matang.

7). Kreativitas dan inovasi. Kreativitas adalah suatu kemampuan dalam mengembangkan ide baru dan menemukan cara yang baru untuk melihat suatu peluang ataupun problem yang kedepannya akan dihadapi. Inovasi adalah suatu kemampuan untuk menggunakan solusi kreatif dalam mengisi peluang sehingga bisa membawa pada manfaat bagi kehidupan masyarakat.

Manfaat Entrepreneurship

Entrpreneurship memiliki beberapa manfaat, yaitu sebagai berikut:

1). Peluang dalam mengendalikan nasib sendiri. Memiliki atau memimpin sebuah perusahaan biasanya akan mendapatkan kebebasan dan peluang bagi entrepreneur untuk bisa mencapai tujuan penting baginya. Entrepreneur ingin mencoba cara untuk menenangkan hidup mereka dan mereka menggunakan bisnis mereka agar mewujudkan keinginan itu.

2). Peluang melakukan suatu perubahan. Semakin banyak entrepreneur yang memulai bisnis karena melihat bagaimana peluang untuk melakukan suatu perubahan yang menurut mereka penting dapat degan mudah dilakukan. Entrepreneur mempunyai cara untuk bisa mengungkapkan wujud kepedulian terhadap masalah-masalah sosial dan memiliki keinginan untuk bisa menjalani kehidupan yang lebih baik.

3). Peluang dalam mencapai potensi sepenuhnya. Bagi seorang entrepreneur tidak banyak perbedaan antara bekerja dan bermain, kedua hal tersebut adalah sama. Mereka mengetahui bahwa batasan dalam keberhasilan mereka adalah segala hal yang ditentukan dari suatu kreatifitas, antusias dan visi mereka sendiri.

4). Peluang untuk bisa meraih keuntungan tanpa batas. Walaupun uang todaklah baian dari daya dorong utama bagi seorang entrepreneur, keuntungan dari bisnis merupakan faktor motivasi yang penting untuk mendirikan sebuah perusahaan.

5). Peluang untuk berperan dalam masyarakat dan mendapatkan pengakuan atas usaha. Pemilik bisnis biasanya menyukai suatu kepercayaan dan pengakuan dapat diterimanya dari pelanggan yang telah dilayani dengan setia.

6). Peran penting yang dimainkan dalam lingkungan setempat serta kesadaran bahwasanya kerja memiliki dampak nyata dalam meluncurkan suatu fungsi ekonomi akan menjadi sebuah imbalan.

7). Peluang dalam melakukan sesuatu yang disukai dan untuk bersenang-senang dalam mengerjakannya. Kebanyakan dari entrepreneur yang berhasil memilih dalam bisnis tertentu, dikarenakan mereka tertarik dan menyukai pekerjaan tersebut. Mereka membuat suatu kegemaran mereka menjadi sebuah pekerjaan dan mereka senang bahwa mereka melakukannya.