Pengertian Berita Menurut Ahli, Kriteria, Jenis Hingga Aturan Menulis Berita

Berita merupakan hal yang sehari-hari kita dengar dan saksikan. Maraknya media di internet dan medsos juga memungkinkan kita melihat lebih banyak lagi bermacam berita.

Berita juga seperti menjadi makanan sehari-hari masyarakat Indonesia saat ini. Baik itu lewat koran, televisi, dan media pemberitaan online. Suatu berita biasanya berisi suatu urutan kejadian, data, fakta hingga komentar narasumber di dalamnya.

Selain di media pemberitaan, berita juga banyak muncul di media sosial. Namun Anda harus pandai memilah mana berita yang benar dan mana berita bohong, sebab di media sosial ada banyak sekali berita bohong atau palsu alias hoax.

Untuk itu ada beberapa kriteria agar sebuah informasi itu bisa dikategorikan sebagai berita. Sebelum kita bahas itu, mari simak dulu pengertian berita berikut ini.

Pengertian Berita

Secara umum, berita adalah sebuah informasi yang terbaru dan disajikan bisa dalam bentuk siaran, cetak, internet ataupun dari mulut ke mulut dan bisa menyebar ke masyarakat luas.

Secara etimologis, berita berasal dari kata sangsekerta, “vrit” yang berarti terjadi atau vritta yang artinya kejadian atau peristiwa.

Sedangkan arti berita di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah laporan tercepat mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.

Berita dalam bahasa Inggris disebut dengan News. Dalam The Oxford Paperback Dictionary terbitan Oxford University Press (1979), news diartikan sebagai “informasi tentang peristiwa terbaru”.

Pengertian Berita Menurut Ahli

Agar lebih jelas, berikut ini adalah arti berita menurut para ahli.

– Dean M Lyle Spencer menyebut berita adalah suatu kenyataan atau ide yang benar dan dapat menarik perhatian sebagian besar pembaca.

– Willard C. Bleyer mendefenisikan berita sebagai sesuatu yang terkini yang dipilih oleh wartawan untuk dimuat dalam surat kabar sehingga mampumenarik menarik minat bagi pembaca .

– Eric C. Hepwood mengartikan berita sebagai laporan pertama dari kejadian penting dan dapat menarik perhatian umum.

– Micthel V. Charnley berpendapat berita merupakan laporan tercepat dari suatu peristiwa atau kejadian yang faktual, penting, dan menarik bagi sebagian besar pembaca serta menyangkut kepentingan mereka.

– William S. Maulsby menyebut berita adalah sesuatu penuturan secara benar dan tidak memihak dari fakta yang punya arti penting dan baru terjadi, yang dapat menarik perhatian pembaca surat kabar yang memuat hal tersebut.

Kriteria Berita

Seperti yang disebutkan sebelumnya, sepotong informasi bisa saja menjadi berita. Namun ada beberapa kriteria sehingga informasi itu bisa disebut sebagai berita. Adapun beberapa kriteria itu adalah sebagai berikut:

1. Berita Harus Fakta

PEristiwa yang ada dalam berita harus nyata, bukan rekaan atau khayalan.

2. Berita Harus Terkini

Berita harus berisi peristiwa yang terjadi di waktu yang tidak terlalu jauh dari waktu penyiaran.

3. Berita Harus Seimbang

Artinya berita harus ditulis dan disampaikan dengan seimbang, tidak memihak kepada pihaksiapapun.Dan harus ada pernyataan dari semua pihak yang terlibat (cover both side).

4. Berita Harus Lengkap

Berita haruslah memenuhi unsur-unsur berita sebagaimana akan kita bahas di bawah ini.

5. Menarik

Artinya berita harus mampu menarik minat pembaca atau pendengarnya.

6. Sistematis

Jenis – Jenis Berita

Berikut di bawah ini jenis – jenis Berita, antara lain sebagai berikut.

– Straight News

Straight news ini merupakan berita langsung, ditulis secara singkat, lugas dan apa adanya. Jenis dari berita straight news dibagi lagi menjadi 2 macam yakni:

Hard news, yaitu erupakan berita yang memiliki nilai lebih, berkualitas dan ter-update. Karena sifat sangat penting maka harus segera disampaikan dan diketauhi oleh masyarakat. Biasanya berita bersifat khusus atau mengenai peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba.

Soft news yaitu berita pendukung, berita yang ringan dan nilai beritanya di bawah hard news.

– Depth News

Depth news adalah berita yang ditulis secara mendalam dan dikembangkan dari berbagai macam sisi.

3. Investigation News

Investigasi news yaituberita yang dikembangkan berdasarkan sebuah penelitian ataupun penyelidikan yang dilakukan dari berbagai sumber. Berita ini hampir mirip dengan depth news, bedanya adalah padadepth news hanya melaporkan peristiwa yangterjadi secara mendalam saja.

4. Interpretative News

Interpretative News adalah jenis berita yang dikembangkan dengan pendapat maupun penelitian yang dilakukan oleh penulisnya.

5. Opinion news

Opinion news adalah berita tentang pendapat seseorang. Misalnya pendapat mahasiswa, pejabat, para ahli mengenai suatu kejadian atau peristiwa.

Komponen Berita

Berikut di bawah ini komponen Berita, antara lain sebagai berikut.

1. Headline

Headline bisa juga disebut dengan berita utama. Biasanya kalau di koran, berita headline akan berada di halaman 1.

2. Deadline

Deadline biasanya terdiri dari nama media massa, tempat peristiwa dan juga tanggal terjadinya peristiwa. Dengan tujuan untuk menunjukan tempat peristiwa dan inisial dari media massa yang menyampaikan beritatersebut.

3. Lead

Berita yang letaknya di paragraf pertama. Lead biasanya berisi penjelasan singkat tentang isi berita itu.

4. Body

Merupakan bagian tubuh dari isi suatuberita, isinya peristiwa-peristiwa yang diberitakan dengan bahasa yang singkat, jelas dan padat. Body dapat disebut juga sebagai bagiandariperkembangan berita.

Unsur – Unsur Berita

Dalam sebuah berita harus ada unsur 5W + 1H yakni:

– What: Apa yang terjadi?

– Who: Siapa yang terlibat dalam peristiwa tersebut?

– Why: Mengapa peristiwa atau hal tersebut bisaterjadi?

– When: Kapan peristiwa tersebut terjadi?

– Where: Dimana peristiwa tersebut terjadi?

– How: Bagaimana peristiwa tersebut dapat terjadi ?

Metode Penulisan Berita

Dalam menulis berita, Anda akan dianjurkan membuat dengan sistem piramida terbalik. Jadi berdasarkan sistem ini, hal yang paling penting berada di awal berita dan paling tidak penting ada di bawah.

Menggunakan metode piramida terbalik mempunyai maksud agar yang membaca berita bisa dengan segera mendapat inti dari berita tersebut dapat diketahui.

Pada zaman sekarang yang serba cepat tentunya berita juga harus mengedepankan inti informasi agar bisa dengan cepat diketahui orang yang membacanya.

Piramida terbalik juga memudahkan untuk penulis maupun wartawan dalam hal penulisan dan mengedit beritanya. Hal tersebut dikarenakan mereka akan lebih fokus pada pokok berita yang sudah mereka tulis di awal berita.

Bagi seorang redaktur juga bisa memudahkan dalam mengedit atau memotong berita karena pokok utama berita tersebut sudah ada di awal paragraf.

Demikianlah ulasan mengenai apa itu berita, fungsi, jenis hingga metode penulisannya. Semoga menambah wawasan Anda. (*)