Pengertian Advokasi, Sejarah, Jenis – Jenis, Tujuan, Fungsi dan Contoh Advokasi

Jika berbicara mengenai perubahan, pasti tak jauh-jauh dari kata advokasi. Namun taukah kamu apa arti dari advokasi. Secara harafiah, advokasi berarti melakukan tindakan untuk menciptakan perubahan.

Dimana hadir peran para advokat yang mengatur diri mereka sendiri. Dengan tujuan untuk mengambil langkah-langkah untuk menangani suatu masalah.

Para advokat ini membantu memberi orang cara untuk berbicara tentang ragam hal yang berdampak negatif pada mereka. Maka sangat wajar bila advokasi kemudian digambarkan sebagai “berbicara kebenaran kepada kekuasaan“.

Pengertian Advokasi

Advokasi merujuk pada kegiatan oleh kelompok atau orang yang dilakukan guna mempengaruhi atau mengubah keputusan dalam bidang tertentu.

Advokasi juga memberikan dukungan kepada seseorang demi suaranya bisa didengar. Dalam hal sebagai layanan, ditujukan untuk membantu orang memahami hak-hak mereka dan juga mengekspresikan pandangan.

Pengertian Advokasi Menurut Para Ahli

Setelah memahami definisinya secar umum, mari kita simak definisi advokasi menurut para ahli diantara lain sebagai:

1). Kaminski dan Walmsley (1995)

Advokasi diartikan Kaminski dan Waknskey sebagai suatu pekerjaan. Denganorientasi memberikan petunjuk atas keunggulan pekerjaan sosial dibandingkan profesi yang lain.

2). Sheila Espine Vilaluz

Selanjutnya advokasi diarikan aksi strategis dan terpadu. Dalam hal ini dilakukan oleh indivudu maupun kelompok. Dengan tujuan untuk memberikan masukan isu ataupun masalah ke dalam rancangan dan rencana kebijakan.

Unsur – Unsur Advokasi

Tentunya ada beberapa unsur-unsur yang harus dilakuka sebelum proses advokasi. Beberapa unsur yang perlu kita ketahui diantaranya yaitu:

  • Penetepan tujuan dilakukannya advokasi
  • Pemanfaatan data dan riset untuk melakukan advokasi
  • Identifikasi khalayak sasaran yang akan diadvokasi
  • Pengembangan dan penyampaian pesan advokasi
  • Membangun koalisi
  • Membuat presentasi yang bersifat persuasif
  • Penggalangan dana untuk advokasi
  • Evaluasi terhadap upaya advokasi

Jenis – Jenis Advokasi

Sebab erat kaitannya dengan masalah yang dihadapai oleh individu atau sekelompok masyarakat, advokasi dibedakan menjadi 3 jenis sebagai berikut:

Advokasi Diri

Advokasi diri dilakukan pada skala lokal dan dalam lingkup yang masih kecil. Contohnya terjadi pada murid yang diskors oleh pihak sekolah tanpa adanya kejelasan.

Maka kehadirkan advokasi dibutuhkan untuk mencari kejelasan dan juga klarifikasi pada pihak sekolah terkait masalah tersebut.

Advokasi Kasus

Advokasi kasus dilakukan sebagai proses pendampingan kepada seseorang atau kelompok masyarakat tertentu. Dalam hal masyarakat yang dimaksud belum mempunyai kemampuan untuk membela diri sendiri maupun membela kelompoknya.

Advokasi Hukum

Advokasi hukum tentunya dilakukan oleh lembaga atau ahli hukum yang dilakukan. Adapun cara yang ditempuh tak lain dengan memberikan konsultasi, mediasi, negosiasi, serta pendampingan di dalam maupun di luar pengadilan untuk menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan hukum.

Tujuan Advokasi

Secara umum, advokasi sendiri mencakup berbagai jenis kegiatan. Namun singkatnya, beberapa tujuan dari advokasi adalah untuk menciptakan perubahan. Maka para advokat harus menggunakan semua aspek advokasi demi mencapai tujuan diantaranya:

1). Membangun bukti tentang apa yang perlu diubah. Serta menyangkut bagaimana perubahan itu bisa terjadi.

2). Meningkatkan perhatian tentang masalah penting. Serta memberikan suara kepada mereka yang terkena dampak.

3). Mempengaruhi orang-orang yang berkuasa. Tak lain agar memberikan kepemimpinan, mengambil tindakan dan menginvestasikan sumber daya.

4). Menciptakan perubahan positif menuju keadilan. Termasuk juga berorientasi pada kesetaraan sosial yang lebih besar.

Fungsi Advokasi

Sama seperti tujuannya, advokasi juga memiliki fungsi yang jika dibahas secara umum akan sangat luas. Namun jika di bagi menjadi beberapa poin penting, bisa sebagai berikut:

1). Advokasi dapat menjadi alat ampuh demi mencari keadilan.

2). Advokasi bisa mempengaruhi keputusan yang menyangkut nasib warga di suatu negara.

3). Membangun organisasi-organisasi demokratis agar para penguasa memiliki tanggung jawab. Berkaitan dengan peningkatan keterampilan dan pemahaman rakyat mengenai kekuasaan tersebut.

Contoh Advokasi

Hadir beberapa contoh cara efektif yang bisa dilakukan pihak yang ingin membantu mengakhiri kemiskinan global, diantaranya yaitu:

1). Mendidik orang di tempat kerja serta kampus tentang kemiskinan global.

2). Menghubungi dan dorong pejabat terpilih untuk memerangi kemiskinan global.

3). Menjadi sukarelawan yang membantu memerangi kemiskinan global.

Demikianlah artikel kami mengenai advokasi yang mengulas mulai dari sejarah, pengertian, unsur, jenis, tujuan, fungsi dan contoh advokasi.

Semoga ulasan kami membantu kamu, khususnya menambah wawasan mengenai advokasi! Terimakasih sudah singgah.