Pengertian Kuliah Kerja Nyata, Sasaran, Tujuan dan Manfaat KKN

Tampaknya kata KKN tidak asing lagi ditelinga. Terlebih lagi setelah banyaknya kisah beredar mengenai KKN Desa Penari. Masyarakat umum selain mahasiswa jadi penasaraan mengenai pengertian KKN itu sendiri.

Ah ya, demi menyatukan pemahaman, KKN yang kita bahas kali ini bukan merujuk pada tindakan korupsi ya… sebab jika membicarakan KKN memang memiliki dua arti. Pertama, KKN yang berarti Korupsi Kolusi dan Nepotisme. Kedua, KKN yang merupakan singkatan dari Kuliah Kerja Nyata.

Pengertian Kuliah Kerja Nyata

Kuliah Kerja Nyata merujuk pada kegiatan yang erat sekali dengan praktek mahasiswa perguruan tinggi. Biasanya mahasiswa yang menjalani KKNI ini hampir mendekati akhir semester. Bisa dikatakan KKN adalah upaya belajar, mengabdi, mengajar dan berbaur dengan masyarakat. Nah, biasanya lokasi KKN sendiri dicari tempat yang pelosok.

KKN sendiri juga hadir sebagai bentuk integrasi dari pendidikan, penelitian dan juga pengabdian masyarakat. Sebab KKN adalah perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebab sisi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi terdiri dari tiga poin, diantaranya adalah:

  • Pendidikan dan Pengajaran
  • Penelitian dan Pengembangan
  • Pengabdian Kepada Masyarakat

Dapat dilihat bahwa poin ketiga ini lah yang berkaitan dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata. Artinya mahasiswa dikirim ke suatu tempat dianggap memiliki pendekatan interdisipliner dan wawasan luas.

Sasaran KKN

Pada hakikatnya KKN ini tidak hanya ditujukan untuk mahasiswa. Melainkan juga sebagai program yang ditujukan untuk tiga sasaran elemen. Yakni mahasiswa, masyarakat (mitra & pemerintah) dan perguruan tinggi. Untuk detailnya adalah sebagai berikut :

Mahasiswa

KKN disasar untuk mahasiswa demi memperdalam pengertian, penghayatan, dan pengalaman mahasiswa tentang:

  • Cara berfikir dan bekerja interdisipliner juga lintas sektoral
  • Kegunaan hasil pendidikan, juga penelitian bagi pembangunan pada umumnya. Dalam hal ini khususnya pembangunan daerah pedesaan, kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan. Serta keseluruhan konteks masalah pembangunan pengembangan daerah
  • KKN diharapkan bisa mendewasakan pola pikir mahasiswa dalam setiap menganalisis. Juga menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat secara pragmatis ilmiah
  • Membentuk sikap dan rasa cinta, kepedulian sosial dan juga tanggungjawab mahasiswa dalam hal kemajuan masyarakat
  • Memberikan wawasan keterampilan kepada mahasiswa yang bisa dimanfaatkan dalam melaksanakan program-program pengembangan dan pembangunan
  • Membina mahasiswa agar menjadi seorang inovator, motivator dan juga problem solver
  • Sebagai pengalaman dan keterampilan kepada mahasiswa dalam menjadi kader pembangunan.

Masyarakat (Mitra dan Pemerintah)

  • Mendapatkan bantuan pemikiran dan tenaga. Dalam hal untuk merencanakan serta melaksanakan pengembangan masyarakat
  • Meningkatkan kemampuan berpikir, bersikapd dan juga bertindak sebagai penyelesaian  permasalahan
  • Bisa mendapatkan pembaharuan-pembaharuan yang diperlukan dalam pemberdayaan daerah
  • Dapat membentuk kader-kader dalam pemberdayaan masyarakat.

Perguruan Tinggi

  • Perguruan Tinggi lebih terarah dalam mengembangkan ilmu dan pengetahuan. Dengan adanya umpan balik sebagai hasil integrasi mahasiswa dengan masyarakat. Maka, kurikulum perguruan tinggi sendiri bisa disesuaikan dengan dinamika masyarakat.
  • Perguruan Tinggi juga bisa menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah. Termasuk lembaga lainnya dalam pengembangan IPTEKS.
  • Perguruan Tinggi dapat mengembangkan IPTEKS yang lebih bermanfaat. Dalam pengelolaan dan penyelesaian berbagai masalah di masyarakat.

Tujuan KKN

  • Meningkatkan empati dan juga kepedulian mahasiswa terhadap kehidupan
  • Menerapkan IPTEKS secara team work dan juga interdisipliner
  • Menanamkan nilai kepribadian dalam hal:
  1. Keuletan, etos kerja dan tanggung jawab
  2. Kemandirian, kepemimpinan dan kewirausahaan.
  • Menanamkan jiwa peneliti sejak dini mengenai:
  1. Eksploratif dan analisik
  2. Mendorong learning community dan juga learning society.
  • Menghasilkan kontribusi nasional, tak lain melalui aktivitas yang bisa memecahkan permasalahan di tengah masyarakat
  • Sarana tidak langsung dalam promosi, termasuk didalamnya branding institusi

Manfaat KKN

KKN mengahsilkan manfaat umum yang sangat berlimpah. Salah satunya adalah memudahkan dalam mengambil keputusan dan menemukan inovasi secara tepat berdasarkan analisis ilmiah dan juga petunjuk.

Dimana harapannya dari inovasi ini akan melahirkan banyak alternatif solusi secara mandiri. Maupun kelompok untuk program pemberdayaan masyarakat binaan. Adapun beberapa manfaat KKN secara spesifik adalah sebagai berikut:

  • Terjun Langsung ke Masyarakat dengan bekal ilmu yang sudah dipelajari saat di kelas. Maka ilmu yang kamu dapat di kelas bisa bermanfaat bagi orang lain.
  • Pembuktian diri mengenai sudah dilaluinya pembelajaran bagi si mahasiswa. Dalam hal ini dibuktikan dengan bisa atau tidak dotularkan ke masyarakat sekitar
  • Menambah relasi yang semakin luas. Sebab dengan KKN membuatmu lebih banyak kenal dengan orang lain, yang tidak hanya satu tim yang biasanya memang berbeda jurusan. Kamu juga akan bertemu dengan masyarakat dengan berbagai macam latar belakang. Relasi ini tentu nantinya bisa kamu manfaatkan dalam hal kerja di masa depan.

Poin penting dalam memahami apa itu KKN adalah orientasinya yang secara tidak langsung mengajarkan akan rasa tanggung jawab dalam segala hal. Seperti halnya dalam memberdayakan masyarakat binaan untuk menjadi lebih kooperatif, aktif, sejahtera dan sederet benefit lainnya.

Mengikuti program KKN juga mengajarkan mahasiswa belajar berfikir kritis dan empati pada pemikiran masyarakat. Diharapkan program ini mampu melahirkan mahasiswa pun menjadi pribadi yang bisa bekerja multidisipliner.

Demikian ulasan kami mengenai KKN. Semoga tulisan kami dapat membantu kamu dan memberikan wawasan baru, khsusnya menegai KKN. Terimakasih sudah singgah dan semoga harimu menyenangkan.