Makna & Arti Doa, Perbedaan Doa dengan Dzikir, Tujuan, Tata Cara dan Pengaruh Doa Bagi Manusia

Kegiatan doa sangatlah dekat dengan umat beragama. Tak terbatas dengan agama apapun, sebab doa merupakan sebuah ibadah. Bahkan doa sendiri juga merupakan inti dari ibadah, contohnya dalam ibadah haji bagi umat Islam. Hakekatnya ibadah merupakan ungkapan dari lahirnya kesadaran nurani. Termasuk perasaan hajat meminta pertolongan atau bantuan Allah SWT.

Maka, tidak hanya jika seseorang yang sedang tertimpa sebuah musibah yang harus berdoa. Namun tepatnya bagi seluruh umat Islam yang masih hidup dengan diberi rahmat dengan keadaan yang masih sehat dan tidak kurang suatu apa pun. Sebagai manusia kiranya kita harus berdoa untuk meminta dan bersyukur. Sebab sudah diberi keuatan iman dan takwa agar tetap bisa melakukan segala perintah-Nya.

Makna Doa

Dalam al-Quran, doa memiliki beberapa makna diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Doa adalah Al-Qaul atau ucapan,  dalam Q.S. al-A’raf ayat 5
  • Doa adalah Al-‘Ibadah atau ibadah, dalam Q.S. al-Kahfi ayat 14
  • Doa adalah An-Nida atau panggilan, dalam Q.S. Ali Imran ayat 61
  • Doa adalah Ath-Thalab atau permintaan atau tuntutan, dalam Q.S. Fathir ayat 18
  • Doa adalah Al-Isti’anah atau minta pertolongan, dalam Q.S. al-Baqarah ayat 23!
  • Doa adalah As-Su`al atau permintaan secara umum, dalam Q.S. al-Baqarah ayat 69!
  • Doa adalah Al-Hats-tsu ‘alasy-syai`i atau motivasi untuk mengerjakan sesuatu, dalam Q.S. Nuh ayat 5!

ARTI DOA

Doa ialah permohonan atau permintaan yang bersifat baik, dimohonkan kepada Allah SWT. Seperti meminta kesehatan, keselamatan, rezki yang halal dan tabahan dalam menjalani kehidupan. Maka saling mengingatkan, agar kita semua meminta atau berdoa kepada Allah SWT setiap waktu. Tak terlepas dari keadaan dan dimanapun, karena doa akan selalu didengar oleh-Nya.

Perbedaan Doa dan Dzikir

Doa sendiri sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam diri manusia. Sebab doa juga merupakan suatu cara atau jalan agar manusia selalu ingat kepada tuhannya. Dengan melihat definisi tersebut, secara tidak langsung doa merupakan dzikir kepada Allah SWT. Dengan berdoa kepada-Nya, menunjukkan bahwa hamba tidak melupakan keberadaan antara dirinya dan TuhanNya

Tujuan Berdoa

  • Doa bertujuan memohon hidup selalu dalam bimbingan Allah SWT
  • Doa bertujuan meminta perlindungan Allah SWT dari semua Setan yang terkutuk
  • Doa bertujuan memohon agar kita diberi selamat dunia akhirat
  • Doa bertujuan mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas berkah dan rahmat-Nya

Tata Cara Berdoa

  • Berdoa menghadap Ka’bah (kiblat)
  • Tepat sebelum berdoa membaca basmalah, istighfar dan hamdalah. Disusul salawat Nabi Muhammad SAW, keluarga dan kerabatnya.
  • Mengangkat kedua tangan sebelum doa. Lalu mengusap wajahnya dengan telapak tangan setelah shalat.
  • Meminta dengan suara menenangkan atau tidak kuat. Sambil berdoa dengan sungguh-sungguh, tulus dan serius
  • Berdoa dengan harapan bahwa Allah menerima doanya
  • Berdoa diulang pada waktu lain. Untuk menunjukkan seberapa serius kita diberikan oleh Allah SWT
  • Setelah berdoa, tutuplah dengan salawat nabi dan pujian kepada Allah SWT

Pengaruh Doa Bagi Manusia

Doa merupakan pengakuan manusia tentang kelemahannya. Namun manusia kadangkala bersikap sombong (QS. 96:6-7). Ya, harus diakui bahwa doa juga sering dilupakan manusia. Sebab kita manusia masih banyak yang menganggap bahwa doa itu kurang penting. Sehingga manusia tidak mengakui keberadaan doa tersebut.

Padahal, agar manusia mampu menjalani hidup, memerlukan doa sebagai motivasi dirinya. Tak lain agar dapat melanjutkan usaha untuk mencapai cita-citanya. Doa juga salah satu sebab tertolaknya suatu bencana. Dengan kata lain doa bisa dikatakan sebagai perisai atau senjata.

Waktu-Waktu yang Mustajab untuk Berdoa

  • Berdoa ketika membaca Al-Quran
  • Berdoa setelah Solat wajib
  • Berdoa ketika tengah malam setelah sholat tahajud
  • Berdoa ketika berpuasa wajib dan sunah
  • Berdoa ketika sedang melaksanakan ibadah haji

Hal-hal yang Dilarang untuk Berdoa

  • Jangan berdoa hanya untuk tujuan perbuatan dosa atau bahkan untuk memutuskan hubungan silaturahmi. Serta jangan pula tergesa-gesa dan minta segera dikabulkan
  • Hanya memanjatkan doa kepada Allah SWT, jangan berdoa selain kepada-Nya (QS. 10:106)
  • Janganlah minta yang berlebih-lebihan. Sebab sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan
  • Jangan berdoa dengan hal-hal yang tidak baik. Baik mencelakai terhadap diri sendiri maupun terhadap anak-anak sendiri dan harta sendiri

Demikianlah artikel kami mengenai doa yang mengulas mulai dari pengertian, arti, perbedaan doa dengan dzikir, tujuan, tata cara dan sederet lainnya. Semoga ulasan kami dapat membantu dan membawa kebermanfaatkan bagi kita semua. Terimakasih sudah singgah.