Cara Install Ulang Laptop dengan Mudah dan Cepat

Laptop sebagai “komputer” yang bisa dibawa kemana-mana menjadi salah satu perangkat yang dibutuhkan oleh kebanyakan orang saat ini, untuk mengerjakan dan menyelesaikan banyak hal, baik bisnis, pekerjaan, juga sebagai media belajar.

Apalagi di masa pandemi saat ini, dimana terdapat beberapa perusahaan yang bekerja dari rumah atau dikenal dengan sebuatan WFH (Work From Home) dan segala kegiatan belajar-mengajar juga dilakukan dari rumah sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Covid-19 ini.

Kebutuhan akan perangkat laptop, membuat banyak produsen laptop terus merilis produk laptop terbaru dengan keunggulan yang juga terus diperbaharui, seperti penggunaan OS terbaru, penggunaan SSD (Solid State Drive), USB 3.0, layar yang lebih jernih, serta berat laptop yang semakin ringan sehingga lebih mudah dibawa kemana-mana.

Dengan dukungan berbagai fitur serta penggunaan secara terus-menerus, terkadang ada saja masalah pada sistem operasi yang menyebabkan kinerja laptop menjadi tidak baik. Hal tersebut bisa dikarenakan oleh beberapa hal, salah satunya adanya virus.

Masalah virus memang bisa ditangani dengan menginstal antivirus, namun seiring perkembangan zaman, virus komputer bisa membuat OS laptop bisa semakin bermasalah.

Jika sudah begitu, salah satu cara untuk menghapus virus malware pada OS yang sudah terinstal di laptop harus diinstal ulang agar virus komputer yang menjangkiti laptop bisa hilang. Seringkali, untuk mengatasi segala permasalahan OS pada laptop, instal ulang menjadi cara pamungkas untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Persiapan Sebelum Instal Ulang Laptop

Sebelum melakukan instal ulang pada laptop, berikut beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan, diantaranya:

1. Melakukan Back-up Data Terlebih Dahulu

Laptop yang Anda gunakan untuk mendukung berbagai aktivitas, tentu akan memuat file-file penting di dalamnya. Agar Anda tidak kehilangan file tersebut, Anda harus melakukan back-up data terlebih dahulu.

2. Memeriksa Daya Listrik

Sebelum melakukan instal ulang, Anda juga perlu memastikan bahwa sambungan listrik tidak mati. Hal itu bertujuan untuk antisipasi jika di tengah proses instal ulang, lalu daya baterai habis. Pasalnya proses instal ulang pada laptop ini bisa memakan waktu yang cukup lama.

3. Menyimpan Serial Number

Setiap program yang diinstal pada laptop memiliki serial number tertentu. Terutama untuk software berbayar. Maka dari itu serial number merupakan hal yang penting untuk melakukan aktivasi pada program setelah melakukan instal ulang.

4. Mempersiapkan OS Baru

File instalan OS ini bisa didapatkan dalam bentuk CD master instalasi maupun dalam flashdisk. Flashdisk dapat menjadi opsi lain untuk digunakan jika Anda tidak memiliki CD Room, dengan kapasitas flashdisk minimal 8 GB.

Cara Instal Ulang Laptop

Setelah mengetahui langkah apa saja yang perlu Anda lakukan sebelum instal ulang laptop, sekarang saatnya Anda mengetahui cara instal ulang laptop yang Anda gunakan.

Cara yang kami jelaskan di bawah ini diperuntukan bagi pengguna OS Windows Vista/7/8/8.1/10, adapun jika Anda pengguna Windows XP atau Linux, Anda bisa menyesuaikan beberapa poin pada cara-cara yang akan kami bahas.

Berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk melakukan instal ulang laptop, antara lain:

1. Restart Laptop Terlebih Dahulu

Sebelum memulai proses instal ulang, restart perangkat elektronik terlebih dahulu. Langkah restart ulang perangkat ini bertujuan untuk mempersiapkan perangkat, dan sebelum melakukan restart ulang pastikan semua jendela pada laptop telah tertutup.

2. Masuk ke Pengaturan BIOS

Untuk masuk ke pengaturan BIOS saat laptop baru menyala pada proses restart tekan tombol tertentu sesuai dengan laptop yang digunakan. Ada beberapa merek laptop yang menggunakan F1, F2, atau tombol Esc. Pastikan untuk menekan tombol hingga muncul pengaturan BIOS.

3. Masukkan Media Instalan yang Telah Disiapkan

Masukkan media yang telah disiapkan sebelumnya pada laptop, baik itu CD master maupun flashdisk. Hal ini menjadi salah satu hal yang penting untuk dilakukan khususnya jika media yang Anda gunakan adalah flashdisk. Sebab tak jarang flashdisk tidak terbaca pada pengaturan BIOS.

4. Atur Urutan Booting

Kemudian lakukan pengaturan urutan booting, tujuannya agar media yang digunakan berada pada urutan yang pertama. Untuk mengatur urutan booting ini, caranya masuk ke tab Boot atau Boot Device pada pengaturan BIOS.

Selanjutnya pilih Boot Device Choices yang merupakan menu untuk menampilkan urutan boot. Silahkan ubah urutan agar CD atau Flashdiks berada pada urutan pertama.

5. Tekan Sembarang Tombol

Setelah keluar dari menu pengaturan BIOS akan muncul tulisan Press any key to boot from CD or DVD. Sesuai petunjuk tersebut, tekan sembarang tombol yang terdapat pada layar untuk membuat proses instal ulang laptop dimulai.

6. Memulai Instal Ulang

Pilih bahasa yang ditawarkan sesuai dengan bahasa yang Anda ingin gunakan. Umumnya pada pilihan Languange pilih bahasa Inggris, sedangkan pada Time and Currency Format yang dipilih adalah Indonesia.

Tetapi kembali lagi, Anda sebagai pengguna bisa menyesuaikan sesuai dengan yang diinginkan. Setelah memillih bahasa, selanjutnya pilih Instal Now untuk mulai melakukan instal ulang.

7. Pilihan Instal Ulang

Selanjutnya akan muncul dua opsi yang dapat dilakukan untuk proses instal ulang. Kedua pilihan tersebut adalah upgrade dan custom. Upgrade biasanya digunakan untuk melakukan upgrade pada sistem operasi yang digunakan.

Sedangkan, custom digunakan untuk melakukan instal ulang laptop seperti biasa. Proses custom ini adalah pilihan yang lebih banyak digunakan untuk mengatasi masalah pada laptop.

8. Pengaturan Partisi

Tahap pengaturan partisi merupakan tahap yang membutuhkan ketelitian yang tinggi. Pasalnya pada tahap ini Anda sebagai pengguna akan menentukan partisi mana pada OS yang akan digunakan.

Jika instal ulang dilakukan untuk menghapus data lama pada laptop, maka pilih partisi pada OS sebelumnya. Setelah itu pilih Drive Options, dan pilih format. Selanjutnya sistem akan menghapus seluruh file yang ada di laptop.

Maka dari itu penting untuk Anda melakukan backup seluruh data yang dianggap penting. Setelah proses ini selesai, maka laptop akan otomatis melakukan restart ulang.

9. Proses setelah Restart

Seletah melakukan restart, selanjutnya tekan sembarang tombol. Lalu akan muncul pengaturan booting OS baru, dan tunggu hingga proses instalasi selsesai dilakukan.

Pada pengarutan booting OS baru ini, pertama akan muncul tampilan baru untuk mengatur nama pengguna dan nama komputer, serta pengaturan password laptop. Jangan lupa masukkan serial number yang telah disimpan sebelumnya pada OS.

Lalu klik menu Windows Update dan pilih User Recommended Settings jika Anda menggunakan OS original. Namun jika tidak, pilih Ask me later, lalu pilih Next. Atur waktu dan tanggal pada laptop dan pengaturan lainnya.

10. Proses Instal Ulang Selesai

Laptop telah terinstal ulang dan siap untuk Anda gunakan kembali.

Demikian artikel mengenai Cara Instal Ulang Laptop. Semoga informasi yang dimuat dalam artikel ini bermanfaat. Terima kasih.