Apa Itu Komunikasi, Tujuan, Manfaat, Hingga Jenisnya

Salahsatu interaksi antar manusia adalah komunikasi. Komunikasi bisa terjadi secara lisan, tulisan maupun isyarat. Manusia berkomunikasi dengan sesamanya dengan berbagai tujuan, satu di antaranya adalah menyampaikan informasi.

Komunikasi secara sederhana bisa diartikan sebagai proses penyampaian informasi dari komunikator kepada komunikan.

Komunikator sendiri adalah unsur komunikasi yang merupakan penyampai pesan. Sementara komunikan adalah unsur komunikasi yang bertindak sebagai penerima pesan.

Sedangkan pesan adalah informasi yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan, tanpa adanya pesan, komunikasi tidak mungkin berlangsung.

Jadi komunikasi terjadi jika ada 3 unsur tersebut di atas, jika salahsatunya tidak ada, maka tidak akan terjadi komunikasi.

Selain itu, dalam prosesnya mungkin saja dibutuhkan media. Dalam hal ini, media komunikasi adalah sarana bagi komunikator untuk menyampaikan pesannya kepada komunikan, seperti melalui ponsel, surat, dan lain sebagainya.

Pengertian Komunikasi Menurut Ahli

Sebelum membahas lebih lanjut, berikut kami rangkum beberapa pengertian komunikasi dari para ahli.

1). Forsdale menyebut komunikasi adalah jenis proses pembentukan, pemeliharaan serta pengubahan sesuatu dengan tujuan supaya sinyal yang telah dikirimkan berkesesuaian dengan aturan.

2). Anwar Arifin menyebut komunikasi adalah jenis proses sosial yang erat kaitannya dengan aktivitas manusia serta sarat akan pesan maupun perilaku.

3). Skinner mengatakan komunikasi adalah suatu perilaku lisan maupun simbolik dimana pelaku berusaha memperoleh efek yang diinginkan.

4). Gode adalah suatu kegiatan untuk membuat sesuatu kemudian ditujukkan kepada orang lain. Agar lebih jelasnya kami akan membahas mengenai apa saja tujuan dan fungsi komunikasi, silahkan simak pembahsannya berikut ini.

Manfaat dan Fungsi Komunikasi

Sebagai makhluk sosial, manusia harus bisa melakukan komunikasi. Bukan berarti harus lewat lisan, komunikasi bisa dilakukan dengan tulisan maupun isyarat. Seseorang mengedipkan matanya kepada orang yang baru dikenalnya, juga sebagai bentuk komunikasi bahwa ia tertarik pada orang tersebut.

Jadi jika ditanya apa manfaat komunikasi bagi manusia yakni untuk menjalankan peran sebagai makhluk sosial.

Adapun beberapa tujuan komunikasi bisa dijabarkan seperti di bawah ini.

1). Menyampaikan informasi

2). Menjalin hubungan dengan orang lain

3). Agar mampu memahami maksud perkataan orang lain.

4). Agar ide, gagasan maupun pemikiran pribadi dapat diterima orang lain terutama dalam gelaran rapat tertentu.

5). Penggerak orang lain untuk mengerjakan sesuatu. Misalnya, kegiatan kerja bakti, sosialisasi dan sebagainya.

Fungsi Komunikasi

Berikut dibawah ini fungsi komunikasi, antara lain sebagai berikut.

1). Cara menyampaikan informasi

Sebagai penyampai pendapat agar dapat diterima oleh masyarakat luas atau yang berkaitan.

2). Sebagai bentuk interaksi dengan orang lain.

Untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan akan sesuatu hal. Jadi, melalui komunkasi nantinya akan terjadi transfer ilmu antara pihak satu dengan pihak lainnya.

3). Pengisi waktu luang. Misalnya, dengan berbicara via telepon, chatting, sosial media, video call dan sebagainya.

4). Sebagai cara untuk membujuk dan mempengaruhi orang lain. Biasanya komunikasi semacam ini banyak mengandung unsur-unsur persuasif.

5). Mengenal diri sendiri.

6). Mengurangi ketegangan atau mencairkan suasana.

7). Sebagai hiburan

8). Menghindari terisolasi dalam lingkungan masyarakat.

9). Sebagai bentuk ekspresi.

10). Menuntaskan perasaan

Jenis – Jenis Komunikasi

Seperti yang dijelaska di atas, proses komunikasi bisa terjadi dengan berbagai cara. Jenis komunikasi pun bisa berbeda dilakukan kepada satu orang dan lainnya. Berikut adalah jenis-jenis komunikasi dan penjelasannya.

1). Berdasarkan Cara Penyampaian

Berdasarkan cara penyampaiannya, komunikasi terbagi menjadi 3 jenis yakni lisan, tulisan dan isyarat. Komunikasi lisan adalah secara verbal, contohnya percakapan dua orang.

Tulisan, misalnya Surat Pemberitahuan untuk berhenti bekerja. Maka komunikasi yang terjadi tulisan dan satu arah. Sedangkan komunikasi isyarat adalah dengan bahasa tubuh.

2). Berdasarkan tujuan

Jika ditinjau berdasarkan tujuan, komunikasi dapat dikategorikan menjadi beberapa macam. Misalnya, pemberian saran, pidato, perintah, ceramah maupun wawancara.

Konsep komunikasi semacam ini menekankan bahwa komunikator menjadi faktor penting dalam jalinan interaksi tersebut.

3). Berdasarkan ruang lingkup

Komunikasi internal dan eksternal. Internal merupakan jenis komunikasi yang terjadi dalam ruang lingkup organisasi maupun perusahaan. Contohnya, interaksi antar individu yang ada dalam ruang lingkup tersebut. Komunikasi internal bisa berupa komunikasi vertikal, horizontal maupun diagonal.

Komunikasi eksternal berarti komunikasi yang terjalin antar organisasi maupun masyarakat dalam berbagai macam bentuk. Misalnya, koneferensi pers, pameran, publikasi, siaran televisi maupun bakti sosial.

4). Komunikasi berdasarkan aliran

Komunikasi satu arah, yakni komunikasi yang berasal dari salah satu pihak saja.

Komunikasi dua arah, yaitu komunikasi yang mempunyai sifat saling memberikan timbal balik.

Komunikasi ke bawah, yakni komunikasi dari atasan dengan bawahan.

Komunikasi ke atas, yaitu komunikasi yabg berasal dari seorang bawahan kepada atasan.

Komunikasi ke samping, yakni komunikasi yang terjalin di antara beberapa orang pada kedudukan setara. (*)